expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 16 April 2014

INSTRUMENT PENILAIAN SOP LABOLATORIUM


Acuan Dalam SOP Ini Berupa Peraturan Yang Perlu Ditaati
Keamanan dan Keselamatan Kerja
KONSEP
REAL/KETERLAKSANAAN
KETERANGAN



BAIK
CUKUP
KURANG BAIK
1.     Dilarang mengambil atau membawa keluar alat-alat serta bahan dalam laboratorium tanpa seizin petugas laboratorium
V



2.     Orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke laboratorium. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

V



3.     Gunakan alat dan bahan sesuai dengan petunjuk praktikum yang diberikan.

V


4.     Jangan melakukan eksperimen sebelum mengetahui informasi mengenai bahaya bahan kimia, alat-alat, dan cara pemakaiannya
v



5.     Bertanyalah jika merasa ragu atau tidak mengerti saat melakukan percobaan.
V



6.     Mengenali semua jenis peralatan keselamatan kerja dan letaknya untuk memudahkan pertolongan saat terjadi kecelakaan kerja.


v


7.     Pakailah jas laboratorium saat bekerja di laboratorium.
v



8.     Harus mengetahui cara pemakaian alat darurat seperti pemadam kebakaran, eye shower, respirator, dan alat keselamatan kerja yang lainnya.


v

9.     Jika terjadi kerusakan atau kecelakaan, sebaiknya segera melaporkannya ke petugas laboratorium

v


10.            Berhati-hatilah bila bekerja dengan asam kuat reagen korosif, reagen-reagen yang volatil dan mudah terbakar.

v


11.            Gunakan lemari asam jika mereaksikan bahan-bahan yang berbahaya.


v

12.            Setiap pekerja di laboratorium harus mengetahui cara memberi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).


v

13.            Buanglah sampah pada tempatnya

v


14.            Usahakan untuk tidak sendirian di ruang laboratorium. Supaya bila terjadi kecelakaan dapat dibantu dengan segera.




15.            Jangan bermain-main di dalam ruangan laboratorium

v


16.            Lakukan latihan keselamatan kerja secara periodik.


v

17.            Dilarang merokok, makan, dan minum di laboratorium.
v




































































































Sebelum Pratikum
 
KONSEP
REAL/KETERLAKSANAAN
KETERANGAN



BAIK
CUKUP
KURANG BAIK
1.      Asisten dosen mengadakan asistensi praktikum 3 minggu sebelum praktikum dimulai dan dibentuk kelompok.
V



2.      Mahasiswa mendapatkan buku penuntun.
V



3.      Ketua tingkat membuat jadwal kelompok piket.

V


4.      Kelompok piket memberikan list alat dan bahan yang akan digunakan selama praktikum kepada pengelola labor.
V



5.      Pengelola labor dan kelompok piket mengecek alat dan bahan yang akan digunakan.

V


6.      Mahasiswa membuat bahan yang belum ada.

v



Selama Praktikum


KONSEP
REAL/KETERLAKSANAAN
KETERANGAN



BAIK
CUKUP
KURANG BAIK
1.     Sebelum dimulainya praktikum, mahasiswa memakai jas lab, sarung tangan, dan masker.
V



2.     Asisten dosen memberikan pre-test kepada mahasiswa dan jika tidak lulus pre-test maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan mengikuti praktikum.
V



3.     Asisten dosen dan kelompok piket mengecek kembali alat dan bahan yang akan digunakan selama praktikum saat itu berlangsung.

V


4.     Asisten dosen mengarahkan mahasiswa dalam menjalankan praktikum dan mahasiswa memperhatikan.
v



5.     Setiap mahasiswa melakukan praktikum sesuai dengan arahan asisten dosen.
V



6.     Mahasiswa menggunakan alat dan bahan yang telah disediakan.

v




Sesudah Praktikum

KONSEP
REAL/KETERLAKSANAAN
KETERANGAN



BAIK
CUKUP
KURANG BAIK
1.     Setiap kelompok memberikan laporan sementara kepada asisten dosen untuk memberikan hasil percobaan yang telah mahasiswa lakukan.
V



2.     Setiap kelompok membersihkan alat yang telah digunakan dan mengembalikan alat dan bahan yang telah digunakan.

V


3.     Kelompok piket menyusun alat dan bahan kelemari penyimpanan.

V




Tidak ada komentar:

Posting Komentar